3 Months Start Point

Sebenarnya ini entri buat 3 hari lalu, tapi berhubung waktu itu lagi males dan sekarang ini lagi nggambas nungguin defrag HD akhirnya baru buat sekarang. Agar lebih enak, kita anggap kalau kita sekarang berada pada waktu 3 hari sebelumnya. TIME TRAVEL!!!

Malam ini ibuku bilang kalo besok paginya aku musti nemuin guru-guruya Fikri di SMA Bina Taruna. Kayaknya sih mau diskusi tentang rencana perkembangan Fikri buat kedepannya. Biarpun tiap hari bangkong sampe jam 11, dan kalo disuruh bangun pagi itu bagiku bagaikan vampir yang disuruh berjemur di pantai, aku tekadkan diri untuk bisa bangun pagi, semua demi adikku yang satu ini (heroic deed, indeed). Dan sialnya, malam itu seperti biasa aku sulit tidur kalo belum mencapai sepertiga malam akhir! Alamak, alamat bawa kantung mata deh besoknya. Dan benar saja, besoknya rasanya ngantuk banget, mana udaranya dingin lagi (hahahah, lha terus kalo mau sekolah ke luar negeri gimana, ngimpi kuadrat -_-“). Alhasil, tanpa mandi, dengan muka kumus-kumus aku berangkat menuju sekolahnya Fikri. Disana aku sudah ditunggu sama Ibuku. Begitu nyampe, aku musti nunggu guru BPnya dulu. Soalnya murid-murid yang telat musti menemui guru BP terlebih dahulu (untung jaman SMA ga pernah telat, eh, bener gak ya, pokoknya ga kayak Ical deh pokoknya . . . -_-).

Di ruang guru aku nemuin Pak Guru Kumis dan Ibu Guru Jilbab (maaf Bapak, Ibu, saya tidak tahu nama anda) bareng ibuku. Disana kita (aku dan ibuku) diajak diskusi tentang rencana pembelajaran yang tepat buat Fikri. Sekolah baru berjalan satu minggu, jadi kayaknya penilaian terhadap Fikri baru berdasarkan dari hasil psikotesnya saja kayaknya. Dan dari pihak sekolah ingin bekerja sama dengan keluarga untuk membina Fikri. Mereka ingin hasil psikotes Fikri menunjukkan peningkatan. Mereka memberi waktu 3 bulan untuk meningkatkan kemampuan Fikri kemudian melakukan psikotes lagi. Jika tidak berhasil menunjukkan peningkatan . . . mereka tidak bilang apa-apa. Semoga saja cuma perlu ganti metode saja. Dan mereka memanggilku karena menurut penilaian ibuku, aku adalah orang yang paling dekat dengan Fikri (ikatan kakak-beradik memang luar biasa!). Mereka ingin aku mengajari Fikri tentang mata pelajaran eksakta macam Matematika, Fisika, dan juga TIK (lho, TIK itu eksakta ya?). Mereka bilang kalo bisa tolong carikan software yang dirasa bisa membantu Fikri untuk belajar, secara ITS kan gudangnya (ini kata bapaknya lho, bukan maksud pengen sombong ato gimana, ckakakakakak). Pokoknya gimana caranya aku musti bisa meningkatkan kemampuan Fikri dalam kemampuan pemahaman serta logika.

Terang saja, ini rasanya tantangan yang berat buatku. Soalnya aku ngerasa jarang ngabisin waktu bareng Fikri, kalo gak kuliah ya biasanya jadi budak komputer di rumah. Seringkali waktu komunikasi waktu ngerjain PRnya dia. Apalagi Agustus ini aku bakal kerja praktek di Gresik, makin jarang ketemu deh :(. Dengan ini, aku bertekad untuk lebih menyediakan waktu dan tenaga untuk bersama dengan Fikri, tanggung jawab seorang kakak terhadap adiknya (pretty words :D).

Iklan

Satu pemikiran pada “3 Months Start Point

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s