Study Abroad?

Barusan tadi siang ada kunjungan dari NTUST (National Taiwan University of Science and Technology, bener ini ga sih? ngasal :D). Acaranya berupa presentasi tentang divisi-divisi research di NTUST serta scholarship yang disediakan. Setelah itu akan diadakan sesi interview bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke sana. Tapi berhubung aku datangnya telat dan pesertanya membludak, terpaksa ga bisa mengikuti presentasinya sampe selesai. Lha mau gimana lagi, berdiri selama 1,5 jam ternyata cukup melelahkan untuk kaki tuaku (itungannya tua karena ia sudah begitu setia bersama, dipakai untuk menjelajah hidup selama 21 tahun).

Informasi yang aku peroleh tadi dikit banget (ya jelas aja, datangnya telat, baliknya duluan -_-“). Sebenernya sih penasaran sama riset informatik di sana. Tapi selama aku mengikuti presentasinya, profesor-profesornya baru jelasin tentang electonics sama power system saja. Dan dari apa yang aku dengar, sepertinya orang Taiwan expert banget kalo masalah microcontroler/prosesor (? pokoknya micro-microan) dan IC. Kalo dipikir-pikir iya juga, kalo ga salah ASUS sama HTC itu pabrikan asal Taiwan.

Karena balik duluan, ga sempat lihat sesi interviewnya. Sebenarnya tertarik buat ikutan sih. Cuman aku kan ga rencana lulus semester ini. Dan lagipula aku masih labil mau fokus riset ke mana (yang dimulai dari TA terlebih dahulu). Sebenarnya di dalam hati ada keingintahuan tentang device mobile yang interconnected lewat internet. Semacam mimpi seperti di pilem-pilem dengan tema masa depan, dimana gadget-gadget cerdas benar-benar terintegrasi ke dalam kehidupan manusia. Itulah, secara garis besar tahu ingin riset ke mana, tapi dimulai dari mana? Itu yang masih belum tahu. Selain itu, masih belum siap CV – halah-halah, mahasiswa semester akhir masih belum punya CV? apa kata dunia . . . ~duh malunya :blush:

Itu untuk NTUST, sebelumnya, tepatnya hari Sabtu kemarin aku juga mengunjungi pameran pendidikan Jepang di Hotel Sheraton. Yang ini lebih asik kalo menurutku. Entah karena acaranya atau karena . . . ~kemana, kemana, kemana (by Ting Ting) -_-a. Selama pameran ini aku dapat informasi-informasi mengenai kuliah di luar negeri. Sebelum datang kemari aku masih ga tau tentang kuliah di luar negeri. Info yang kudapat sekedar tawaran-tawaran beasiswa dari internet, tapi tentang bagaimana nantinya kita di negeri orang masih bener-bener buram dan suram. Nah saat pameran ini lah, aku serasa dapat pencerahan tentang kuliah diluar. Dan kayaknya kalo baru mulai persiapan di semester ini, kayaknya telat banget ya -_-a. Well, lebih baik telat daripada tidak sama sekali 😀

Informasi yang kuperoleh disini, ternyata biaya hidup di luar negeri itu beda jaaaaauuuuuuhhh banget sama di Indonesia. Menurut brosur dan representative dari kampus Jepang sono, biaya hidup di Jepang itu rata-rata 120 juta rupiah per tahun. Dan kalo itu masih belum cukup banyak, tambah saja dengan biaya kuliahnya (kalo ga dapat beasiswa full, susah lho cari beasiswa full gituan, dapat yang mengcover 50% aja udah alhamdulillah-sesuatu banget -_-). Jadi kalau ditotal sekitar 200-300 juta per tahun, bujubuneng . . .

Setelah menyadari mahalnya kuliah diluar, muncul satu pertanyaan. Is it worth it? Udah bayar mahal-mahal tapi malah jadi mahasiswa ababil kan ga lucu. Bisa gila kalo misalnya udah sampe disana terus kepikiran “Waduh salah jurusan!” macam mahasiswa semester 1 dulu. Oleh karena itu, menurutku diperlukan persiapan lahir batin yang bener-bener matang untuk kuliah di luar negeri. Dan persiapanku untuk itu masih 0%. ZERO is not good . . .

yes, i love memes

Oh ya, universitas yang sempat aku kunjungi disana adalah Waseda, Rikkyo, sama Ritsumeikan terus satunya lagi lupa :D. Sepertinya keren-keren universitasnya, jadi minder -_-“. Tapi seperti perkataan Inori di trailer Guilty Crown

 

If you try, you might be able to do it

If you don’t try, you’ll never succeed

Oleh karena itu, harus mulai cari-cari segala macam informasi di internet. Insya Allah dari informasi itu, mimpi ala pilem science fiction bisa jadi nyata 😀

Sebagai bonus, ini ada trailer Guilty Crown, my most anticipated anime in this season (ada suaranya mbak Nagi diawal-awal lho)

Iklan